Selamat datang di situs kami, Lerak Asli Indonesia Ronsari NL
Latest News

MENCUCI dengan LERAK CAIR RONSARI NL tak Merusak Tangan : Pakaian tambah bersih


MENCUCI dengan LERAK CAIR RONSARI NL tak Merusak Tangan : Pakaian tambah bersih

Di era modern seperti sekarang ini, mungkin banyak orang sudah lupa dengan LERAK. Sebagai bahan pencuci baju, celana, kain dan lain sebagainya, khasiatnya tidak kalah dengan detergen. Selain bisa membersihkan pakaian, bisa pula membuat PAKAIAN lebih AWET dan TIDAK MERUSAK TANGAN. Namun dalam perkembangan industri seperti sekarang ini, lerak kini kalah bersaing dengan deterjen. Padahal deterjen selain bisa merusak kain juga bisa membuat warna dalam kain memudar karena pengaruh dari zat kimia yang ada di dalamnya. Melalui perjuangan dan dedikasi tinggi, Eko Yuningsih dan Ludy Suharsiaka, warga Sleman, sejak 2003 mencoba mengolah lerak cair sebagai bahan pencuci pakaian. "Lerak cair yang kami buat tidak hanya membuat pakaian awet tetapi juga bisa membuat WARNA  pakaian atau BAJU bisa LEBIH CEMERLANG", kata Eko Yuningsih di kediamannya Jalan Adisutjipto Km7 no 206, Ngentak, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (19/1).
Lerak cair yang dia kembangkan diberi merek Ronsari NL, yakni sabun cuci berbahan dasar lerak dengan formula dedaunan, kulit pohon, dan akar pohon tertentu yang diproses secara ALAMI, TANPA PENGAWET  dan tambahan BAHAN KIMIA  apapun. Merk Ronsari NL adalah lisensi dari Ronsari Ungaran atau dari Ibu Muninggar Sutadi yang sudah berproduksi sejak 1990. "Kami mengembangkan dari Ibu Muninggar Sutadi. Dari pengembangan itu, kemudian produk itu kami beri nama Ronsari NL", katanya.

Seperti diketahui lerak mengandung saponin suatu alkaloid beracun yang menghasilkan busa dan bekerja sebgai surfaktan/pencuci dan dapat membuh kuman, mengikat warna terutama kain dengan proses pewarnaan alami, dan mampu MENGUATKAN SERAT-SERAT KAIN.
Selain itu, kata dia, lerak dapat pula dimanfaatkan sebagai PEMBERSIH emas, perak, kuningan serta berbagai peralatan dapur, lantai, bahkan memandikan dan membersihkan binatang peliharaan. Kandungan racun biji lerak juga berpotensi sebagai insektisida, bahan dasar pembuat obat nyamuk.

Selain itu, kulit buah lerak dapat digunakan sebagai pembersih wajah untuk mengurangi jerawat dan kudis. Sabun yang berbahan dasar lerak dan benar-benar mengandung lerak alami (tanpa tambahan kimia) sangat AMAN bagi KULIT SENSITIF. "Dari uji yang kami lakukan, Ronsari NL dengan mengambil sampel lebih dari 40 orang yang berkulit sensitif untuk merendam tangan dalam larutan lerak murni selama 60 menit, hasilnya cukup baik karena tangannya tidak rusak. Bahkan dua buah lerak direndam dalam bak mandi, mengendalikan tumbuhnya jentik-jentik nyamuk". Khasiat lainnya, sisa pemakaian buah lerak dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat pupuk tanaman dan dapat digunakan sebagai media tanam. "Air bekas cuciannya juga bisa menyuburkan tanaman, karena tidak ada bahan kimianya", ujarnya.
Menurut dia, lerak cair bagus untuk menCUCI KAIN berWARNA, BATIK, LURIK, LURIK, TENUN, SASIRANGAN, karena memiliki saponin yang berbusa dengan kandungan desinfektans yang sangat tinggi. Saponin akan bekerja seperti sabun cuci atau surfaktan yang membunuh kuman, menguatkan warna alami, mengikat serat kain.

Menurutnya, ciri-ciri khusus sabun berbahan dasar lerak murni, busa tidak bisa ditiup seperti balon. Air lerak juga tidak lengket. Untuk mencuci dengan lerak cair buatannya, cukup tuangkan cairan lerak 5 tutup botol lalu dicampur 4 liter air, lalu diaduk hingga berbusa. Setelah itu, pakaian yang mau dicuci dimasukkan atau direndam selama 10-15 menit, setelah itu dikucek. "Saya yakin pakaian akan bersih cemerlang dan warna yang ada dalam pakaian makin tambah cerah dan lebih harum", katanya.

Menurut Yuningsih, lerak cair hasil produksinya itu sudah dipasarkan ke berbagai daerah, antara lain ke Thamrin City Jakarta, Cibinong, Surabaya, Madura, Bali, Makasar, Sulawesi, Kalimantan, Bangka dan seluruh daerah yang ada di Jawa Tengah. 


 

(Dicuplik  : Suara Jogja Kedaulatan Rakyat, Kamis 20 Januari 2011)

Updated 15 Feb 2012 06:52
Latest News : Lerak dan Sirih, Pilihan Alami Pengganti Sabun Cuci Tangan